Minggu, 10 Juli 2011

Film Transformers 3 (ternyata) 'Diganjal' Menkeu




Quote:
FILM TRANSFORMERS 3 yang berjudul Dark Of The Moon dipastikan tak bisa masuk dan beredar di Indonesia. Pasalnya, selain biaya pajak yang sangat mahal, film Hollywood ini 'diganjal' oleh kebijakan Menteri Keuangan (Menkeu).

Kini, Menkeu semakin meningkatkan pengawasan ketat terhadap para importir film yang selama ini dianggap nunggak membayar pajak.
Bahkan, Menkeu mendesak para importir yang nunggak pajak tersebut segera untuk menyelesaikan kewajibannya.
Diantaranya, importir yang memasok film-film Hollywood di bioskop-bioskop 21. Jika belum terbayar, maka importir tersebut tak lagi bisa mengimpor film-film asing.

Tak hanya itu, Menkeu Agus Martowardojo juga mengancam akan menindak tegas para importir penunggak pajak, jika mereka nekat memakai nama baru untuk mengimpor kembali film-film asing.

"Kalau kemarin bea masuk sudah diubah dari sistem persentase atas royalti menjadi spesifik itu merupakan dukungan dari otoritas fiskal kepada industri perfilman. Tapi, kalau seandainya ada perusahaan yang belum menyelesaikan pajaknya tentu kita harapkan mereka harus selesaikan kewajiban," tegas Agus.

"Tapi kalau seandainya ada anak perusahaan yang didirikan untuk itu, saya yakin bahwa nanti ada proses verifikasi untuk meyakinkan ini bukan suatu usaha yang hanya mengalihkan menjadi nama badan usaha yang lain, tetapi sebetulnya adalah penghindaran dari kewajiban yang lama. Jadi saya harapkan di tingkat teknis itu bisa dijaga. Saya nanti mau minta yang punya pegangan tentang aturan itu untuk mereview dan meyakini aturan dijalankan dengan baik," tandasnya.

Agus menyatakan, kebijakan tersebut terpaksa dilakukan hanya untuk menjaga industri pendistribusian film impor dan lokal agar bisa berjalan dengan baik.

"Saya soalnya tidak bisa merefer langsung tentang laporannya, tapi kalau seandainya ada kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi tentu harus dipenuhi. Dari tiga itu, kayaknya satu pun sudah membayar dan dimungkinkan membayar. Jadi, saya harapkan semua itu bisa berjalan dengan baik dari industri perfilman, baik itu film impor maupun film dalam negeri," jelasnya. BNJ/LI-10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan Lupa komentar.a yya ^^

oncontextmenu='DADantirightclick();return false;'>